“Ini momen bagi kita semua untuk beralih ke kendaraan listrik demi menjaga keberlanjutan lingkungan,” imbuh Agustina.
Peremajaan Armada Dilakukan Bertahap
Transformasi transportasi publik di Kota Semarang tidak hanya dilakukan dengan menghadirkan armada listrik.
Pemerintah kota juga terus mendorong peremajaan kendaraan lama yang dinilai sudah tidak lagi memenuhi standar kenyamanan dan emisi.
Agustina bahkan mengajak masyarakat ikut berperan dengan melaporkan bus operasional yang masih mengeluarkan asap tebal.
Laporan tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti dalam proses peremajaan armada.
“Kalau menghilangkan sekaligus mungkin terlalu ekstrem. Tapi kita kurangi secara bertahap, satu per satu bus beremisi diganti baru, sampai nantinya seluruh armada bersih total,” tuturnya.
Menurut Agustina, transformasi transportasi publik harus dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang lebih berkelanjutan.












