Langkah progresif ini selaras dengan prestasi yang diraih Pemerintah Kota Semarang pada awal tahun ini.
Pada 8 Januari 2026 lalu, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang sukses memboyong Anugerah Meritokrasi dengan predikat “Sangat Baik” dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Penghargaan tersebut menjadi landasan kuat bagi Agustina untuk memastikan bahwa standar penempatan pejabat di lingkungannya telah melampaui cara-cara konvensional.
“Sistem manajemen ini sangat canggih dan ketat sehingga tidak bisa ditembus. Tidak bisa kemudian seenak-enaknya saya menaikkan orang karena kedekatan atau tim sukses. Ada aturan yang sangat luar biasa ketat untuk menjaga stabilitas, kinerja, dan kemajuan di pemerintahan kita,” katanya.
Selain penguatan sistem, Wali Kota memberikan penekanan khusus pada aspek integritas. Di tengah isu miring yang berkembang, dia secara terbuka menyatakan perang terhadap praktik suap-menyuap dan gratifikasi dalam pengisian jabatan.












