Agustina juga menjelaskan bahwa rangkaian seleksi melibatkan panitia dari luar serta lembaga independen yang memiliki integritas dan kepakaran, hingga akhirnya menetapkan direktur terpilih.
Keputusan tersebut, kata dia, merupakan hasil kesepakatan bersama dan dilakukan secara transparan.
Wali kota juga berpesan agar pengelolaan Semarang Zoo difokuskan sebagai ruang edukasi, konservasi, dan rekreasi yang profesional dan berkelanjutan, dengan peningkatan kualitas pelayanan, kesejahteraan satwa, serta inovasi wahana ramah anak dan keluarga.
Ia juga mendorong pengembangan kawasan yang lebih alamiah melalui penataan sederhana namun edukatif untuk memperkuat pengalaman belajar, rekreasi, dan fungsi konservasi.
Sementara itu, Direktur PT Taman Satwa Semarang (Perseroda), Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Semarang Zoo.












