Untuk mendukung penanganan banjir, Pemkot Semarang menyiagakan 119 unit pompa dengan kapasitas total mencapai 92.190 liter per detik atau setara 92,19 meter kubik per detik. Selain itu, tersedia 101 unit pompa portabel yang dapat digunakan untuk membantu penanganan genangan di sejumlah wilayah.
Pemeliharaan sungai dan saluran air dilakukan di berbagai kawasan, meliputi wilayah timur, utara, barat, serta tengah dan selatan Kota Semarang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto menjelaskan, sejumlah lokasi yang telah dikerjakan antara lain Saluran Jalan Gajah sepanjang 600 meter, Kali Bunggel di Pedurungan Tengah sepanjang 1,5 kilometer, Sungai Karanganyar sepanjang 1,4 kilometer, serta Sungai Jumbleng di Jerakah sepanjang 1,2 kilometer.
Pekerjaan pemeliharaan juga mencakup Saluran Padi Raya, Sungai Tapak Tugurejo, Sungai Silandak ruas Purwoyoso, serta sejumlah saluran di kawasan Tembalang dan Semarang Tengah.












