Mereka akan menyampaikan pidato di hadapan dewan juri dengan penilaian meliputi kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan materi, penyusunan argumentasi, serta kepercayaan diri saat berbicara di depan publik.
Dari 10 finalis tersebut, panitia akan menetapkan enam peserta sebagai juara.
Adapun materi workshop mencakup teknik public speaking, penyusunan argumentasi dalam pidato berbahasa Inggris, pelafalan, intonasi, ekspresi, hingga penggunaan bahasa tubuh.
Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai wawasan hukum, etika, kepemimpinan, serta pengembangan karakter yang selaras dengan tema perlombaan.
Melalui kegiatan tersebut, Agustina berharap pelajar Kota Semarang semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus memperluas wawasan.
Menurutnya, kemampuan memahami informasi secara kritis dan menyampaikan gagasan dengan baik menjadi modal penting bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.***












