“Kami bangga, atlet asal kota Semarang berhasil membuktikan diri sebagai kekuatan utama olah raga nasional,” imbuhnya.
Berdasarkan data resmi, atlet Jawa Tengah memberikan kontribusi luar biasa melalui capaian 43 medali yang terdiri dari 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu.
Capaian ini menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu penyumbang medali terbesar bagi kontingen Indonesia sekaligus menegaskan kualitas pembinaan olah raga daerah yang semakin matang.
Cabang pencak silat menjadi sorotan tersendiri. Selain menjadi cabang andalan perolehan medali, pencak silat juga membawa pesan kebanggaan budaya Indonesia ke panggung dunia.
Salah satu atlet silat Jawa Tengah, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya berhasil mempersembahkan medali emas, menjadi bukti bahwa warisan tradisi mampu bersaing dan berjaya di arena internasional.
Agustina menegaskan bahwa prestasi ini harus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para atlet di Kota Semarang, untuk terus berlatih, bermimpi besar, dan berani berkompetisi di level dunia.












