Suasana duka masih menyelimuti para atlet dan ofisial yang berada di lokasi pertandingan. Kondisi tersebut turut memengaruhi kesiapan mental para peserta, mengingat sejumlah atlet memiliki hubungan pertemanan dekat dengan korban.
Nur Hidayat mengatakan, pihaknya memilih mengedepankan kondisi psikologis atlet dan menghormati suasana berkabung sebelum pertandingan dilanjutkan.
“Ya, menunggu dulu. Jadi mental anak-anak sedikit ada shock juga. Semua kontingen rata-rata sudah beberapa juga pamit balik ke penginapan,” katanya.
Ia menjelaskan, keputusan mengenai kelanjutan pertandingan masih menunggu arahan dan izin dari pihak terkait, termasuk kepolisian dan KONI Jawa Tengah.
Menurutnya, apabila pertandingan memungkinkan untuk dilanjutkan, pihaknya berharap pelaksanaan dapat dimulai kembali pada Senin (26/10/2026). Namun, keputusan tersebut tetap bergantung pada hasil koordinasi dan pertimbangan keselamatan.












