Untuk mencapai target tersebut, persiapan atlet telah dilakukan sejak jauh hari melalui program pembinaan dan peningkatan jam terbang kompetisi.
“Persiapan atlet dimulai sejak 2024 melalui program PSE dari KONI Kota Semarang. Selain itu, atlet juga mengikuti try out, di antaranya Jakarta Open pada 2024, Penang Open pada 2025, serta kejuaraan nasional yang diselenggarakan PB PJSI sepanjang 2025 hingga 2026,” kata Dimas, Senin (26/10/2026).
Ia menilai, rangkaian pembinaan dan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, serta pengalaman para atlet sebelum menghadapi persaingan di Porprov.
Optimisme kontingen semakin menguat setelah tim judo Kota Semarang mencatatkan hasil positif pada babak Pra-Porprov dengan meraih lima medali emas.
Meski demikian, Dimas mengingatkan para atlet agar tidak meremehkan kekuatan lawan. Kabupaten Kebumen dan Kota Salatiga menjadi dua daerah yang dinilai memiliki potensi memberikan perlawanan ketat dalam perebutan medali.












