BeritaRegional

Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Semarang Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

26
×

Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Semarang Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

Sebarkan artikel ini

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu menarik benang merah antara stabilitas keamanan dengan produktivitas ekonomi melalui filosofi Warak Ngendok.

Menurutnya, simbol telur (ngendok) adalah pesan kuat bahwa kesejahteraan hanya bisa lahir dari situasi kota yang damai dan tanpa konflik.

“Kalau congkrah (bertengkar) tidak bakal bisa kerja. Kalau gelutan (berkelahi), ora iso metu ndoke (tidak bisa keluar telurnya). Maka Semarang damai itu tujuannya supaya setiap orang dapat beraktivitas dengan tenang; yang jualan tenang, yang sekolah tenang, sehingga ekonomi bisa tumbuh. Toleransi terjaga berarti Semarang sejahtera,” tegasnya.

Kematangan sosial yang organik ini pun mulai menarik perhatian dunia internasional. Agustina mengungkapkan bahwa langkah penataan kawasan cagar budaya seperti Pecinan, Kampung Melayu, hingga Bustaman telah mendapat respon positif dari Duta Besar Prancis yang berencana mengarahkan wisatawan mancanegara untuk menjadikan kampung-kampung tematik di Kota Semarang sebagai destinasi utama.