Menurutnya, upaya menjaga kesehatan jauh lebih efektif dilakukan sejak awal.
“Kalau ditunggu sampai sakit, nanti lebih mahal dan kualitas hidup juga lebih jelek. Tahun ini setelah dicek, kalau tidak sehat harus diobati, dan obatnya juga gratis,” kata Menkes.
Agustina menambahkan bahwa pesan tersebut menjadi perhatian Pemkot Semarang, terutama terkait tindak lanjut setelah pemeriksaan dilakukan.
“Pesan beliau, pemeriksaan gratis lebih rutin dan setelah itu follow up-nya, kalau yang bersangkutan sakit harus segera diobati,” katanya.
Momentum Bulan K3 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus berjalan seiring dengan kesehatan pekerja secara menyeluruh.
Pemeriksaan kesehatan terintegrasi menjadi salah satu langkah nyata dalam pencegahan dini penyakit, peningkatan produktivitas, serta perlindungan jangka panjang.
Pemkot Semarang berharap pencapaian ini bisa menjadi pemicu semangat bagi dunia usaha untuk semakin aktif memastikan kesehatan pekerja melalui sistem yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.***(bgy)











