kemudian, lanjut Ngadimin, Bonsai yang lebih kecil mungkin perlu disiram dua kali sehari (pagi dan sore), sementara yang lebih besar cukup sekali sehari. Di musim kemarau, penyiraman mungkin lebih sering diperlukan.
“Jadi semua itu ada tekniknya mas, tetapi tergantung juga pada jenis pohonnya itu sendiri. Misalnya saja Bonsai jenis Santigi atau Pemphis Acidula adalah salah satu jenis Bonsai yang paling populer dan prestisius terutama di Indonesia. Karena, jenis ini memiliki karakteristik kayunya yang eksotis dan ketahanannya di lingkungan pesisir. Pohon ini dikenal dengan sebutan lain seperti stigi atau drini,” pungkasnya.
“Cara perawatannya tidak boleh ada limbah di bawah, media harus porus, kemudian serut harus ada media yang dari tanah, harus dicampur dengan pasir malang biar porus. Sisir juga harus ada media tanahnya, santigi tidak boleh ada tanahnya sama sekali kurang lebih seperti itu dan masih banyak lagi. Yang harus di edukasi kan mas,” imbuhnya.












