Selain pembersihan, Pemkot Semarang mulai melakukan pengamanan fisik kawasan. Area bekas TPS liar yang berada di lahan eks bengkok dipagari untuk mencegah area kembali dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan. Per Sabtu (17/1), material pagar telah tiba dan proses pemasangan dilakukan oleh DLH. Penataan lingkungan juga dilakukan melalui penghijauan, dengan penanaman tabebuya oleh Disperkim serta tanaman buah seperti mangga dan sukun oleh DLH. Ke depan, lahan tersebut direncanakan difungsikan sebagai taman lingkungan.
Untuk memastikan pelayanan sampah tetap berjalan optimal, pembuangan difokuskan di TPS Muktiharjo Kidul yang berada bersebelahan dengan lokasi TPS liar. Di titik tersebut telah disiapkan empat kontainer yang dilayani empat armada _armroll_ dengan tiga ritasi per hari. Selain itu, satu unit dump truck dikerahkan khusus untuk pembilasan area agar kondisi tetap bersih dan tidak menimbulkan bau.












