Meski demikian, beberapa titik seperti Jalan Thamrin masih dalam proses pengerjaan, sementara penanganan di Jalan Kepodang kawasan Kota Lama sempat terkendala akses portal besi, dan tim lainnya tengah bergerak menuju lokasi tambahan di Watulawang serta Mess Penerbad.
Guna mempercepat proses evakuasi material pohon yang menimpa rumah maupun fasilitas umum, Disperkim menerjunkan kekuatan penuh yang terbagi dalam beberapa kelompok kerja.
“Armada kita punya tujuh unit *dump truck* dan sky lift. Personel terdiri dari tujuh tim, di mana masing-masing tim beranggotakan tujuh sampai sepuluh orang,” jelas Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu.
Kejadian tersebut dilaporkan memicu kerusakan fisik yang cukup signifikan di berbagai titik pemukiman dan jalan protokol, termasuk adanya laporan mengenai korban.
“Korban ada, baik orang, mobil, rumah, hingga bangunan yang tertimpa,” ungkapnya.












