Upaya ini sejalan dengan peningkatan Rapor Pendidikan Kota Semarang dari 83,66 menjadi 84,12, serta penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dalam kategori perbaikan akses layanan pendidikan.
Literasi dan Numerasi Meningkat, Gerakan Bunda Literasi hingga Antologi Cerpen
Pemerintah kota tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Program Bunda Literasi, pelatihan menulis cerpen bagi siswa SD dan SMP, serta penerbitan antologi cerpen yang melibatkan lebih dari 1.800 peserta menjadi bukti keseriusan ini.
Berbagai upaya peningkatan literasi membuahkan hasil. Tahun 2025 menunjukkan indeks literasi Kota Semarang di angka 82,16 persen dan indeks numerasi di angka 77,74 persen.
Kompetisi Olah raga, Seni, dan Inovasi, Wadah Kreativitas Anak Muda
Semarang Cerdas tidak hanya soal pelajaran di kelas, tapi juga pengembangan bakat dan minat. Pemerintah kota menyelenggarakan berbagai kompetisi untuk anak muda.












