Adi menjelaskan, storytelling merupakan kegiatan menyampaikan cerita secara lisan kepada orang lain, baik menggunakan alat bantu maupun tanpa alat bantu.
Materi yang disampaikan dapat berupa pesan, informasi, maupun dongeng yang dikemas secara menarik.
Menurut dia, metode tersebut membuat proses belajar bahasa menjadi lebih komunikatif karena peserta tidak hanya dituntut memahami bahasa Inggris, tetapi juga mampu menyampaikan cerita dengan ekspresi dan cara yang menarik.
“Lomba tersebut sebagai upaya LCC dalam meningkatkan kemampuan para pelajar berbahasa asing, terutama bahasa Inggris. Kemampuan berbahasa asing sudah merupakan kebutuhan yang urgent pada masa kini,” ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, LCC USM berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris sekaligus membangun keberanian tampil di depan publik.












