Pemkab Batang mencatat terdapat 11 lembaga pendidikan yang menjadi penerima manfaat dari dapur tersebut.
Di antaranya SDN 1 Bawang, SDN 3 Bawang, TK Pertiwi, MA Sunan Kalijaga, MTs Sunan Kalijaga, TK Kuncup Mekar, TP Ananda, Pos PAUD Anggrek Mas, TK Qurota ‘Ayun, RA Al Hidayah dan MI Salafiyah Pasusukan.
Total penerima manfaat dari dapur SPPG tersebut mencapai sekitar 2.700 orang. Namun, angka 2.700 merupakan jumlah penerima manfaat, bukan jumlah warga yang mengalami dugaan keracunan.
Keluhan kesehatan mulai dirasakan beberapa jam setelah makanan dikonsumsi.
Menurut Suyono, siswa mengonsumsi makanan sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian sejumlah keluhan mulai muncul pada siang hingga sore hari.
Orang tua juga ikut mengalami gejala setelah mencicipi makanan yang dibawa pulang oleh anak mereka.
Telur Dicurigai, Pemeriksaan Laboratorium Dilakukan












