BeritaNasional

Dugderan 2026 Angkat Harmoni Budaya, Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Tradisi

199
×

Dugderan 2026 Angkat Harmoni Budaya, Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Tradisi

Sebarkan artikel ini

“Yang penting intinya bahwa dugderan ini menjadi titik tolak menghantarkan teman-teman yang Muslim untuk mulai berpuasa,” ujar Agustina.

Ia juga menyoroti simbol Warak Ngendog yang menjadi ikon utama Dugderan tahun ini. Menurutnya, filosofi warak yang “ngendog” mengandung makna kerukunan, pengendalian diri, dan harapan akan kesejahteraan bersama.

“Yang unik hari ini semua waraknya wajib ngendog, karena kalau waraknya tidak ngendog nanti bisa congkrah kita ya, bisa bertengkar, tidak ada rejeki yang bisa dibagi,” jelasnya.

Keunikan lainnya pada Dugderan 2026 adalah untuk pertama kalinya digelar Pawai Dugder Anak yang melibatkan pelajar dan kelompok seni budaya.

Agustina mengaku bangga melihat antusiasme generasi muda dalam mengikuti tradisi tersebut sebagai bagian dari proses regenerasi budaya.

“Saya senang tadi ada anak-anak kecil yang mulai ikut menari. Dan ini nanti pertama kali kita akan melepaskan kontingen anak-anak,” ungkapnya.