Menurut Gus Wahid, kehadiran Denok Kenang menjadi simbol keramahtamahan Kota Semarang bagi para tamu maupun wisatawan yang datang berkunjung.
“Mereka adalah representasi keramahtamahan Kota Semarang kepada para tamu atau wisatawan yang sedang berada di Semarang. Kota Semarang ramah dan layak menjadi tujuan wisata pada libur Lebaran 2026,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasi, memberikan apresiasi atas kegiatan sosial tersebut yang dinilai sebagai bentuk kolaborasi positif antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
“Di bulan puasa yang penuh berkah ini, mari kita berbagi kepada mereka yang membutuhkan, terutama bagi masyarakat yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa,” kata Mbak Iin panggilan akrabnya












