BeritaRegional

Fenomena El Nino, Pemkot Semarang Fokuskan Distribusi Air ke Daerah Rawan Kekeringan

14
×

Fenomena El Nino, Pemkot Semarang Fokuskan Distribusi Air ke Daerah Rawan Kekeringan

Sebarkan artikel ini

Ia menyoroti fenomena perubahan suhu yang drastis, diikuti hujan deras secara tiba-tiba dan angin kencang.

“Dibandingkan 2025, kondisi 2026 ini cukup ekstrem. Siang hari panas, kemudian tiba-tiba turun hujan deras disertai angin kencang,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim kemarau diperkirakan mulai pada Mei 2026, meskipun hingga April masih berpotensi terjadi hujan dan angin kencang.

Sebagai langkah konkret, BPBD telah menyiapkan distribusi air bersih yang dapat dikirimkan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“Kapan pun ada permintaan, di mana pun lokasinya, akan kami kirim sesuai kebutuhan warga,” kata Endro.

Hasil pemetaan kawasan rawan bencana menunjukkan wilayah Rowosari masih menjadi prioritas utama penanganan kekeringan. Keterbatasan akses jaringan air bersih menjadi kendala utama di kawasan tersebut.