Selama pelaksanaan festival, booth kuliner Karesidenan Banyumas memperoleh banyak ulasan positif dari pengunjung, baik dari segi rasa, tampilan, maupun konsep inovasi. Dawet Bangjo menjadi salah satu sajian yang paling sering dipilih dan direkomendasikan pengunjung di antara booth kuliner karesidenan lainnya.
Ketua Karesidenan Banyumas, Nurul Khoiriyah mengatakan jika pemilihan menu tempe mendoan dan Dawet Ayu khas Banjarnegara didasarkan pada kesesuaiannya dengan tema besar Festival Komukino ke-11, yaitu “Jateng Ayem”. Menurutnya, kedua kuliner tersebut merepresentasikan suasana santai, rukun, dan ayem yang lekat dengan kehidupan masyarakat wilayah Banyumas Raya.
“Dawet Ayu dan mendoan merupakan kuliner khas yang sangat dekat dengan masyarakat Banyumas Raya. Keduanya menggambarkan kesederhanaan, kehangatan, dan keharmonisan. Melalui inovasi rasa dan kemasan, kami ingin menunjukkan bahwa kuliner tradisional tetap dapat dikemas secara modern tanpa kehilangan makna budayanya,” ujarnya.












