“Armada kami bergerak setiap hari menyasar 3 sampai 4 lokasi untuk memastikan suplai bahan pangan langsung menjangkau masyarakat di tingkat bawah,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaan GPM Serentak tersebut, data penyaluran menunjukkan pergerakan logistik yang sangat besar.
Di Kecamatan Semarang Barat, sebanyak 1,5 ton beras SPHP, 3 ton beras medium, 300 kg bawang putih, serta ratusan kilogram komoditas seperti gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam ras disalurkan dengan dukungan 23 mitra strategis. Sementara di Kecamatan Mijen, pasokan serupa digelontorkan dengan tambahan stok protein yang lebih komplit.
“Tim Kempling Semar ini bekerja sangat presisi. Di Mijen stoknya lebih lengkap karena permintaan warga akan daging dan ayam cukup tinggi,” jelasnya.
“Berbeda dengan di Semarang Barat yang lebih fokus ke kebutuhan pokok dasar. Jarang sekali mereka membawa pulang barang sisa, semuanya habis terserap karena tim kami paham betul karakteristik kebutuhan warga di tiap titik,” ungkapnya.












