Sejumlah sasaran prioritas penindakan meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak mengenakan helm SNI, tidak memakai sabuk keselamatan, berkendara dalam kondisi mabuk, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan.
Melalui operasi ini diharapkan terjadi penurunan angka kecelakaan, meningkatnya disiplin masyarakat, serta bertambahnya kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.
Kapolrestabes Semarang menambahkan bahwa pihaknya menurunkan 191 personel untuk mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025.
Selain itu, Polrestabes Semarang bersama stakeholder melakukan identifikasi titik rawan kecelakaan terkait faktor jalan dan cuaca sebagai bahan monitoring penempatan personel agar petugas dapat melakukan respon cepat ketika terjadi kecelakaan.
Kapolrestabes juga menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini akan memberikan dampak signifikan dalam menciptakan kondisi kondusif menjelang Operasi Lilin 2025, khususnya pengamanan Natal dan Tahun Baru.












