Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi turut menyampaikan informasi mengenai titik-titik rawan kecelakaan di Kota Semarang, antara lain Jalan Silayur, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Siliwangi.
Ia menegaskan bahwa pola penanganan di lapangan menerapkan format preemtif, preventif, dan represif. Setiap pelanggaran yang ditemukan akan didahului dengan langkah persuasif berupa teguran sebagai upaya membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Melalui gelar pasukan ini, Polrestabes Semarang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.
Operasi Zebra Candi 2025 diharapkan menjadi momentum meningkatkan disiplin berlalu lintas demi mewujudkan Kota Semarang yang aman, tertib, dan zero fatalitas.***












