“Nah ini proses 3 tahun dari mulai DED, proses pembangunannya tahun 2025 tuh. Senang mereka sekarang. Dilakukan sendiri, direncanakan sendiri,” jelasnya.
Agustina optimistis Pasar Ikan Rejomulyo akan kembali menggerakkan roda perdagangan ikan di Kota Semarang. Ia menyebut kawasan ini sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan ikan, namun sempat mengalami penurunan aktivitas.
Pihaknya juga mengaitkan keberadaan pasar ini dengan program peningkatan gizi dan penanganan stunting.
Dengan tersedianya pusat grosir ikan yang dekat dan berkualitas, ia optimistis harga ikan di Kota Semarang akan lebih terjangkau dan mutunya terjaga.
Di hadapan para pedagang, Wali Kota berpesan agar para pedagang menjaga kebersihan dan merawat pasar agar semakin nyaman dan menarik pembeli.
Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk kembali berbelanja dan memborong ikan di Pasar ikan Rejomulyo dalam kegiatan Gerakan Gemar Makan Ikan.












