“Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat peluang untuk mengembangkan skema joint degree maupun double degree,” ujarnya.
Meski kedua skema tersebut berpotensi dikembangkan, Fakultas Teknik USM memilih joint degree sebagai fokus pembahasan selanjutnya.
Keputusan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan kesesuaian kurikulum, sistem akademik, dan mekanisme pelaksanaan program.
Albert menegaskan, keterlibatan fakultas dan program studi menjadi bagian penting dalam proses persiapan kerja sama internasional.
Program studi perlu memastikan kesesuaian kurikulum sekaligus mengidentifikasi kebutuhan akademik agar skema yang dipilih dapat diterapkan secara tepat.
International Office berperan memfasilitasi komunikasi serta memetakan peluang kerja sama dengan mitra luar negeri.
Sementara itu, Fakultas Teknik dan program studi memberikan masukan berdasarkan kesiapan akademik masing-masing.












