Selain menyediakan produk pangan, panitia juga telah mendistribusikan sebanyak 2.834 kupon tebus murah sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat melalui masing-masing kecamatan.
Hal ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk meringankan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga pasar global.
“Ada 240 titik Gerakan Pangan Murah yang kita canangkan, salah satunya di sini dan tersebar di 177 kelurahan. Ini adalah upaya untuk menyebarkan akses pangan murah hingga ke titik terkecil agar proses pengendalian harga menjadi lebih efektif,” tegas wali kota.
Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas inflasi dengan cara berbelanja secara bijak.
Ia menghimbau warga agar tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan yang justru dapat memicu kelangkaan barang dan kenaikan harga di pasar.












