“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi tradisi yang terus kita selenggarakan ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koperasi, Sita Komaladewi Juliantono, menjelaskan bahwa bazar tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan DWP dalam mendorong pemberdayaan koperasi dan pelaku usaha.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu melibatkan berbagai koperasi dan pelaku usaha, baik yang telah tergabung dalam koperasi maupun yang belum menjadi anggota koperasi.
“Tiga hari kegiatan dilaksanakan sampai Jumat, 13 Maret 2026. Semua peserta merupakan pelaku usaha binaan koperasi, termasuk pelaku usaha yang belum masuk dalam koperasi,” ujarnya.
Sita menambahkan, bazar ini bertujuan memberikan akses pasar bagi koperasi sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.












