“Pemkot Semarang akan menyiapkan empat kontainer dan empat armada Armroll yang masing-masing melayani tiga ritasi per hari,” ungkapnya.
“Jadi total akan ada 12 ritasi harian. Saya juga minta setiap hari setidaknya ada satu unit Dump Truck yang bertugas ‘membilas’ sisa-sisa sampah yang tercecer agar kondisi lahan tetap bersih, rata, dan rapi,” lanjut dia.
Mengenai ketertiban, pihaknya memberikan imbauan keras kepada pengguna kendaraan roda empat atau pick up yang sering menyalahgunakan fungsi TPS.
Menurutnya, kapasitas kontainer yang sangat terbatas hanya diperuntukkan bagi volume sampah rumah tangga yang diangkut oleh petugas resmi lingkungan.
“TPS itu Tempat Pembuangan Sementara yang diperuntukkan bagi petugas gerobak, becak sampah, atau motor roda tiga. Untuk mobil pick up atau kendaraan roda empat lainnya, wajib langsung buang ke TPA Jatibarang, jangan di TPS, sebab seberapa banyak pun kontainer yang kami siapkan akan cepat penuh,” tegas Agustina.












