Arnaz menegaskan, target yang ditetapkan kali ini bukan sekadar angka, melainkan hasil penghitungan berdasarkan masukan dari masing-masing pengurus cabang olahraga.
“Jadi, bukan sekadar kami memasang angka 190, tetapi dari hasil desk dan input masing-masing cabor, mereka melihat kekuatan sendiri serta kekuatan calon lawan selama ini,” tandasnya.
Menurut Arnaz, sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi lumbung medali emas bagi Kota Semarang. Cabang olahraga tersebut antara lain akuatik, gimnastik, kempo, dan menembak.
Meski demikian, KONI Kota Semarang juga mengakui masih terdapat sejumlah cabang olahraga yang menjadi titik lemah kontingen. Beberapa di antaranya adalah sepak takraw, paralayang, sambo, dan anggar.
Pemetaan kekuatan dan kelemahan tersebut menjadi bagian dari strategi untuk memaksimalkan peluang perolehan medali sekaligus meningkatkan prestasi kontingen Kota Semarang.












