Pihak Pemerintah Provinsi DKI menyatakan bahwa armada yang diberikan telah melalui proses pengecekan yang optimal guna memastikan kondisinya siap beroperasi di daerah penerima.
Hibah ini merupakan bagian dari upaya kolaborasi antar-daerah untuk memperkuat sarana prasarana penanggulangan kebakaran di luar Jakarta.
Selain memberikan bantuan fisik, Pemprov DKI Jakarta juga membuka pintu bagi personel pemadam kebakaran dari daerah, termasuk Kota Semarang, untuk mengikuti pelatihan di Jakarta.
Mengingat kompleksitas tantangan di Jakarta yang menghadapi kebakaran hampir setiap hari dengan populasi penduduk mencapai 11 juta jiwa pengalaman para petugas di Jakarta dianggap bisa menjadi referensi berharga bagi daerah lain.
“Kami dengan senang hati membuka diri bagi daerah-daerah yang ingin belajar atau melakukan training di Jakarta. Kami yakin pengalaman menangani persoalan yang kompleks di Jakarta bisa menjadi pembelajaran bagi teman-teman di daerah,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam sambutannya.












