Olahraga

KONI Semarang Siagakan Tim Medis Khusus untuk Kawal Atlet Paralayang di Porprov

16
×

KONI Semarang Siagakan Tim Medis Khusus untuk Kawal Atlet Paralayang di Porprov

Sebarkan artikel ini

Karena itu, atlet harus memiliki keterampilan khusus untuk menghadapi perubahan cuaca ekstrem maupun gangguan pada parasut saat berada di udara.

“Olahraga kita kan olahraga alam. Atlet wajib ikut sekolah SIV untuk melatih ketenangan saat menghadapi cuaca buruk atau kondisi parasut bermasalah. Mereka dilatih mengambil keputusan dengan tenang di kondisi yang benar-benar tidak bagus,” jelasnya.

Dari sisi perlengkapan, setiap atlet juga diwajibkan menggunakan perangkat keselamatan sesuai standar internasional.

Peralatan tersebut meliputi parasut cadangan, harness, helm, perangkat komunikasi, hingga alat pelacak berbasis GPS.

Keberadaan perangkat komunikasi dan GPS menjadi sangat penting, terutama ketika atlet mengikuti nomor open distance yang memungkinkan mereka mendarat di lokasi berbeda dan sulit diprediksi sebelumnya.

Dengan teknologi tersebut, tim pelatih dapat mengetahui posisi atlet sekaligus memantau kondisi mereka melalui sistem pelacakan secara langsung.