Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dari titik awal korban diduga hanyut hingga kawasan jembatan rel kereta api.
Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran manual di tepian sungai serta pemantauan arus dari beberapa titik.
Budiono menjelaskan, sedikitnya 18 personel SAR gabungan diterjunkan dalam operasi pencarian tersebut.
Meski demikian, hingga radius pencarian mencapai sekitar dua kilometer, korban belum berhasil ditemukan.
“Tim melakukan penyisiran melibatkan 18 personel SAR gabungan yang turun ke sungai, namun hingga jarak kurang lebih dua kilometer belum berhasil menemukan korban.
Saat ini hari mulai gelap dan pencarian dihentikan sementara, kemudian akan dilanjutkan esok hari,” katanya.
Menurutnya, kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Selain itu, faktor cuaca dan minimnya pencahayaan menjelang malam turut memengaruhi efektivitas operasi SAR.












