Untuk itu, pemantauan langsung dilakukan oleh petugas dinas di titik-titik tersebut.
“Kami lakukan pemantauan langsung di destinasi yang diperkirakan padat wisatawan agar aktivitas pariwisata tetap tertib, aman, dan nyaman,” ucapnya.
Meski demikian, Agustina menegaskan tidak ada target khusus jumlah wisatawan selama Nataru.
Fokus utama Pemerintah Kota Semarang adalah memastikan aktivitas pariwisata berjalan optimal dan berkualitas.
“Kami tidak menetapkan target khusus wisatawan saat Nataru. Yang terpenting, aktivitas pariwisata berjalan baik dan memberi dampak positif bagi kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah wisatawan dan tingkat okupansi hotel menjadi indikator utama keberhasilan sektor pariwisata selama Nataru.
Data wisatawan tersebut nantinya akan disinkronkan di tingkat provinsi melalui forum statistik yang melibatkan dinas pariwisata kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Disporapar Provinsi Jawa Tengah, BPS, serta stakeholder terkait.












