Tahapan berikutnya, turut mendampingi tim verifikator nasional melaksanakan verifikasi lapangan (23-24/9) di lima belas lokus Kota Sehat yang menggambarkan keberagaman program dan implementasi di lapangan.
Mulai dari tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri di Daycare Rumah Pelita dan Rumah Sigap, kesiapsiagaan bencana di Kelurahan Tangguh Bencana Gajahmungkur dan sistem peringatan dini (EWS) BKT Timur.
Tatanan pendidikan di SMPN 39 dan Universitas Negeri Semarang, hingga fasilitas pendukung seperti Taman Indonesia Kaya, Pamsimas Kedungmundu, Bank Sampah Resik Sejahtera, Rumah Gizi Mini Pakuwon, Terminal Gunungpati, Rumah Sakit Stemcell, Kampung Jawi, PT Mas Silueta Indonesia, dan Pasar Modern BSB.
Penghargaan ini menunjukkan bahwa Kota Semarang telah berhasil mengembangkan dan melaksanakan program Kota Sehat dengan memberikan perhatian pada elemen-elemen perkotaan yang harus dibangun atau menjadi pendukung kondisi kesehatan yang lebih baik dari warganya.












