Sementara itu, Green Rebel akan menjadi pemasok utama bahan baku berbasis nabati, dengan fokus pada kualitas, ketersediaan, serta transparansi rantai pasok.
Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar program jangka pendek.
“Ini merupakan perubahan struktural dalam pendekatan dining di seluruh properti Artotel. Menu plant-based akan menjadi bagian dari menu reguler maupun buffet sebagai fondasi menuju target keberlanjutan yang lebih luas dalam kerangka ESG perusahaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui program ini Artotel Group ingin menunjukkan bahwa konsep dining berkelanjutan dapat diterapkan secara praktis, mudah diakses, serta tetap sejalan dengan performa bisnis.
Menurutnya, kombinasi antara sumber daya yang bertanggung jawab dan pengembangan menu yang terkurasi menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan wisatawan modern yang semakin sadar akan isu lingkungan.












