Untuk itu, Pemerintah Kota Semarang akan menjajaki skema pembiayaan kreatif dengan melibatkan berbagai pihak. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi sineas untuk merealisasikan ide dan cerita yang telah dikembangkan.
Ia juga berharap penyelenggaraan LOFF dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, Semarang tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan festival, tetapi juga berkembang sebagai salah satu kota sinema yang terbuka bagi pertumbuhan industri film.
Pada malam penganugerahan LOFF 2026, penghargaan Film Pendek Terbaik diberikan kepada Sri Rejeki untuk kategori pelajar, Curhatan Revi Siterusah pada kategori mahasiswa, serta Throughout These Cages pada kategori umum.
Melalui penyelenggaraan LOFF, Pemerintah Kota Semarang berharap semakin banyak talenta muda yang mendapatkan kesempatan untuk berkarya, memperluas jaringan, dan membawa cerita-cerita lokal ke panggung perfilman yang lebih luas.***












