Menurut Agustina, Semarang memiliki berbagai daya tarik wisata yang dapat dinikmati para peserta lomba, mulai dari kawasan heritage hingga kekayaan kuliner khas yang menjadi identitas kota.
“Kita punya kawasan Kota Lama dengan bangunan heritage yang indah, kuliner yang sangat beragam, serta bentang alam dari perbukitan sampai pantai. Itu semua menjadi pengalaman yang menarik bagi para pelari yang datang ke Kota Semarang,” lanjutnya.
Sementara itu, perwakilan panitia dari Kompas, Budi Suwardi, menjelaskan bahwa penggabungan empat kota dalam satu rangkaian lomba dilakukan untuk menghubungkan potensi daerah, baik dari sisi ekonomi, budaya, maupun pariwisata.
Melalui konsep The Ultimate 10K Series, penyelenggara berharap dapat membangun ekosistem sport tourism yang semakin kuat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.


