Khusus di kawasan Simpang Lima, sebanyak 18 personel ditempatkan karena lokasi tersebut menjadi salah satu pusat kegiatan MTQ Nasional XXXI.
Untuk mendukung proses pengangkutan, DLH Kota Semarang juga menyiapkan dua dump truck dengan 10 personel yang bertugas mengambil dan membawa sampah dari berbagai titik lokasi kegiatan.
Pola kerja tersebut kembali diterapkan setelah malam penutupan. Saat aktivitas di Simpang Lima berakhir, petugas langsung menyisir kawasan, menyapu area, mengumpulkan sampah, kemudian mengangkutnya dari lokasi.
Hal serupa juga dilakukan setelah pembukaan MTQ Nasional XXXI. Meski kegiatan berlangsung hingga malam, petugas tetap langsung melakukan pembersihan begitu acara selesai sehingga kawasan Simpang Lima dapat kembali digunakan masyarakat.
Bagi Agustina, menjaga kebersihan ruang publik bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun petugas kebersihan.












