“Korban pertama atas nama Aksinudin ditemukan tim pada pukul 08.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD) dan langsung dibawa ke rumah duka. Masih ada satu korban lagi atas nama Pak Hamim yang terus dicari oleh tim,” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono.
Budiono menjelaskan, proses pencarian dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan.
Cuaca yang tidak menentu, hujan yang kerap turun, medan licin, kabut tebal, serta suhu dingin menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR. Selain itu, risiko terjadinya longsor susulan juga menjadi perhatian utama selama operasi berlangsung.
“Tim terus berjibaku berpacu dengan waktu, di tengah kondisi alam yang cukup ekstrem dan kekhawatiran akan longsor susulan,” jelasnya.
Setelah enam hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terakhir atas nama Hamim pada Jum’at, 30 Januari 2026 siang.












