“Pemerintah Kota Semarang menyampaikan apresiasi matur nuwun kepada Nahdlatul Ulama sebagai organisasi kemasyarakatan yang telah memiliki kontribusi panjang dan nyata dalam menjaga kehidupan sosial yang rukun, damai, dan harmonis,” ujar Iswar.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Semarang merupakan kota yang majemuk dan inklusif, di mana NU memiliki peran strategis sebagai perekat sosial.
“Kota Semarang adalah kota yang majemuk serta inklusif, dan NU senantiasa hadir sebagai perekat sosial, penyejuk kehidupan bermasyarakat, serta mitra strategis dalam menjaga nilai persatuan dan kebangsaan,” lanjutnya.
Peresmian gedung yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah NU ini, menurut wali kota, mencerminkan konsistensi NU dalam merawat nilai kebersamaan, toleransi, dan moderasi.
Gedung PCNU diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas organisasi, tetapi juga ruang dialog, ruang pengabdian, serta ruang kebersamaan yang terbuka bagi masyarakat luas.












