Sedangkan untuk aspal AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) yang merupakan lapisan aspal paling atas tidak bisa disimpan sebagai stok.
Ia mengatakan penambalan jalan berlubang tersebut dimulai per Senin, 26 Januari 2026 ini. Harapannya, stok aspal yang dimiliki DPU masih bisa melanjutkan untuk penambalan di lokasi lain.
Diakui Suwarto untuk kendala dalam proses penambalan ini adalah cuaca, apalagi jika curah hujan cukup tinggi menerjang, namun jika penambalan tidak dilakukan sesegera mungkin, maka akan mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Kita tidak bisa menunggu setelah musim hujan, karena ini kan banyak yang berlubang. Aspal ini kan suhunya di atas 100 derajat celsius jadi memang masih aman tapi memang lebih baiknya saat tidak hujan,” terangnya.
Lebih lanjut, untuk perbaikan jalan rusak di Kota Semarang DPU telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 50 miliar.












