“Kami menyampaikan permohonan maaf dan keprihatinan atas kejadian ini. Kami telah menemui pengemudi bentor untuk memastikan kondisi korban. Pengemudi kendaraan dinas telah kami skorsing sementara dan kami berkoordinasi dengan BKPP terkait sanksi lanjutan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Pada hari yang sama, sore harinya jajaran Pemkot Semarang bersama Dinas Pekerjaan Umum mendatangi rumah pengemudi bentor untuk memastikan kondisi korban.
Pada kesempatan tersebut, pengemudi truk tangki juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada korban.
Berdasarkan hasil pengecekan, korban mengalami luka ringan. Pemkot Semarang memberikan bantuan pengobatan serta perbaikan bentor yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Pemkot Semarang menegaskan bahwa permohonan maaf tidak menghilangkan proses pemeriksaan dan penegakan disiplin yang sedang berjalan.












