Setibanya di Masjid Agung Semarang, prosesi akan dilanjutkan dengan pembacaan Suhuf Qolaqoh sebagai penanda awal puasa Ramadan. Setelah itu, masyarakat yang hadir akan menerima pembagian gunungan ganjel rel, makanan khas tradisi Dugderan.
Usai rangkaian acara di Masjid Agung Semarang, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) untuk menyerahkan Suhuf Qolaqoh kepada Gubernur Jawa Tengah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Semarang untuk ikut hadir dan menyaksikan prosesi Dugderan ini dengan tertib dan bersama-sama menjaga tradisi budaya kota,” tandasnya.***












