“Hal ini adalah dalam rangka menjamin anak didik oleh guru yang terstandardisasi secara nasional,” jelasnya.
Akselerasi dengan Pelantikan 400 PPPK Akhir Tahun
Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkot Semarang akan segera melakukan akselerasi. Dalam waktu dekat, sekitar 400 guru honorer akan dilantik sebagai PPPK pada akhir Desember 2025.
“Mereka akan mulai bekerja nanti 1 Januari 2026. Dengan 400 guru yang akan masuk pada 1 Januari itu, maka kebutuhan guru di Kota Semarang sudah terpenuhi semuanya,” ucapnya.
Dengan pengangkatan massal ini, istilah-istilah seperti guru bantu, guru honorer, atau guru outsourcing di lingkungan Pemkot Semarang akan dihapuskan.
Kebijakan serupa juga berlaku untuk pengisian jabatan kepala sekolah, yang prosesnya telah dimulai dengan Pendidikan dan patihan (Diklat) beberapa waktu lalu.
Wali Kota Apresiasi Guru dan Dorong Pembelajaran Kekinian












