Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 40 miliar untuk penanganan banjir di wilayah Genuk guna menjamin kenyamanan kegiatan ekonomi warga.
“Pasar rakyat ini rutin berjalan setiap, berarti ada ekonomi sirkular yang berputar. Masyarakat bisa jalan sehat lalu jajan, ini memastikan inflasi bisa ditekan dan pertumbuhan ekonomi tetap baik,” ungkap Agustina.
“Saya minta Pak Camat segera ajukan usulan pengerasan jalan agar nantinya bisa digunakan maksimal untuk lapak UMKM kita,” tutur Agustina.
Bazar ini juga menawarkan paket sembako serba Rp 30.000 dan Rp 75.000, serta Minyak Kita seharga Rp 15.000-an untuk membantu warga menghadapi fluktuasi harga menjelang Ramadan.
Agustina mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan jalur air agar aktivitas pasar tidak memicu banjir di kemudian hari.












