Tak hanya itu, kedua pihak juga membuka peluang pengembangan kelas Bahasa Mandarin, baik untuk sivitas akademika USM maupun masyarakat umum. Kolaborasi lain yang turut dibahas mencakup layanan penerjemahan dokumen, pelatihan ekspor-impor, hingga persiapan studi ke luar negeri.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan penyediaan tenaga kerja profesional, PT Enle Indonesia Tech memiliki cakupan bisnis yang luas, mulai dari layanan teknologi hingga manajemen sumber daya manusia. Perusahaan ini juga dikenal aktif membuka peluang kerja di berbagai bidang, seperti keuangan, perpajakan, pengembangan bisnis, hingga layanan pelanggan.
Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi dinamika zaman.
“Sekarang ini bukan lagi era kompetisi semata, tetapi era kolaborasi. Dengan berkembangnya kawasan industri seperti Kawasan Industri Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang, kebutuhan akan penguasaan bahasa asing, khususnya Mandarin, semakin meningkat,” ujarnya.












