“Perjuangan beliau melalui pena dan dakwah adalah jihad intelektual yang menjadi fondasi kebangkitan bangsa,” ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu, pada Rabu, 28 Januari 2026.
“Tahun 2026 ini kami targetkan seluruh proses pengusulan rampung dan gelar pahlawan nasional dapat segera dianugerahkan,” imbuhnya.
Penyelenggaraan seminar nasional ini menjadi puncak dari rangkaian panjang program strategis yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Semarang sepanjang tahun 2025.
Salah satu langkah besar yang telah dilalui adalah suksesnya penyelenggaraan Seminar Internasional pada November 2025 yang melibatkan para pakar dari berbagai negara seperti Belanda, Malaysia, dan Singapura untuk membedah pengaruh pemikiran KH Sholeh Darat di tingkat global.
Di samping itu, Pemkot Semarang melalui Dinas Arsip juga telah melakukan penelusuran mendalam terhadap manuskrip asli karya beliau untuk didaftarkan sebagai Memori Kolektif Bangsa melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), sebagai upaya mengamankan bukti sejarah intelektual beliau yang menjadi rujukan santri di seluruh Nusantara.












