Pemkot Semarang juga menggelar Gala Dinner Seminar Internasional Kyai Sholeh Darat yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2025.
Pertemuan tersebut berhasil menyatukan visi dan komitmen dari jajaran kementerian, Dewan Gelar, hingga para kepala daerah di wilayah pesisir mulai dari Kendal, Demak, Kudus, hingga Jepara.
Secara fisik, Pemerintah Kota Semarang juga telah memberikan penghormatan dengan merampungkan renovasi kawasan makam K.H. Sholeh Darat di Bergota agar lebih representatif bagi para peziarah sekaligus mempertegas identitas Semarang sebagai kota yang menghargai jasa para tokoh agamanya.
“Jadi ikhtiar kami untuk menjadikan K.H. Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional ini terus berkelanjutan,” kata Agustina.
Selain menghadirkan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng sebagai keynote speaker, akan ada 8 narasumber lain yaitu Mufidayati Kurniasih (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Prof. KH Usep Abdul Matin (Ketua TP2GP RI), Tri Wiyanto (Direktur Pemberdayaan Sosial, Kemensos RI), Ginanjar Sya’ban (Sekjen PB NU, Penulis, Peneliti), Noor Ahmad (Kepala BAZNAS RI), Taj Yasin (Wagub Jawa Tengah), Sanad KH Sholeh Darat, Buyut dari KH Sahid yang menjadi Murid dari KH Sholeh Darat, Ahwan Fanani (Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Semarang, Guru Besar UIN Walisongo), dan Anasom (Ketua PC NU, TP2GD Kota Semarang, Peneliti, Penulis tentang KH Sholeh Darat).












