“Pascasarjana ke depannya akan berbasis riset. Hasil riset harus memiliki luaran yang bisa digunakan oleh masyarakat, pemerintah, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang membutuhkan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengembangan pendidikan juga perlu menyesuaikan dengan kemajuan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan akademik.
Menurutnya, penggunaan AI dalam penulisan tugas akhir, tesis, disertasi, dan jurnal ilmiah menjadi bagian dari perkembangan teknologi yang tidak dapat dihindari.
Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan arahan agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara tepat dan bertanggung jawab.
Saat ini, Pascasarjana USM memiliki lima program studi, yakni Magister Manajemen, Magister Hukum, Magister Psikologi, Magister Teknik Sipil, dan Program Doktor Ilmu Manajemen.












