“Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa baru diharapkan dapat mengenal sistem akademik USM, membangun karakter dan soft skill, memperluas jejaring, serta mengetahui berbagai layanan pendukung yang tersedia di kampus,” ungkapnya.
Menurut Haslina, mahasiswa baru juga perlu memahami budaya dan etika yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi. Di sisi lain, mereka didorong untuk aktif memanfaatkan berbagai kegiatan kemahasiswaan sebagai bagian dari proses pengembangan diri.
“Setiap mahasiswa baru yang melangkah ke kampus ini membawa harapan keluarga dan cita-cita masa depan bangsa. Ini adalah kewajiban kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan akademik yang sehat, profesional, aman, serta kaya akan ruang prestasi,” katanya.
Dengan berakhirnya rangkaian Pakem 2026, ribuan mahasiswa baru USM pun mulai memasuki fase baru.












